WASPADA TERHADAP PONSEL (HP)

PRIA yang suka membawa ponsel
dan diletakkan di bagian ikat
pinggang atau saku perlu waspada.
Pasalnya, kebiasaan ini bisa
memengaruhi kesehatan sperma
dan kesuburan mereka.
Sebuah kelompok kesehatan merilis
laporan baru tentang efek
berbahaya dari telefon seluler pada
sperma. Environmental Working
Group (EWG) menelaah literatur
ilmiah dan melaporkan bahwa 10
penelitian telah menemukan
perubahan signifikan dalam sperma
yang terkena radiasi ponsel.
Penelitian ini melaporkan, “Dalam
temuan yang paling mencolok, pria
yang membawa ponsel mereka di
saku atau di ikat pinggang lebih
cenderung memiliki jumlah sperma
lebih rendah atau sperma kurang
bergerak.”
Fox Health melansir, paparan radiasi
ponsel juga telah dikaitkan untuk
kerusakan sperma, seperti tingkat
yang lebih tinggi dari spesies
oksigen reaktif (molekul kimia reaktif
yang mengandung oksigen), stres
oksidatif, kerusakan DNA, dan
perubahan morfologi sperma.
“Kami memiliki cukup bukti untuk
mengeluarkan peringatan
pencegahan kesehatan,” kata Dr Joel
Moskowitz, Direktur Pusat Kesehatan
Keluarga dan Masyarakat di Sekolah
Kesehatan Masyarakat University of
California, Berkeley.
“Bukti untuk kerusakan sperma
cukup konsisten di banyak
penelitian,” tambahnya.
Pria yang membawa telefon dalam
saku atau sabuk seluler memiliki
sperma 11 persen lebih sedikit
daripada pria yang menyimpan
telefon di tempat lain pada tubuh.
Pria yang membawa ponsel pada
sabuk dan menggunakannya secara
intensif selama periode pengujian
lima hari mengalami penurunan 19
persen dalam sperma. Pria yang
berbicara di telefon selama lebih
dari satu jam sehari juga memiliki
sperma 17 persen lebih sedikit
dibanding pria yang berbicara
kurang dari 15 menit sehari.
Menggunakan perangkat Bluetooth
atau headset lain sebenarnya dapat
memperburuk keadaan karena
Anda cenderung menjaga perangkat
Anda pada sabuk atau di saku saat
menggunakan telefon. Ini berarti,
meski kepala tidak terkena radiasi
saat telefon sedang digunakan,
justru sperma Anda yang terkena.
Menurut laporan EWG, beberapa
studi telah menemukan jumlah
sperma lebih rendah dan kualitas
sperma yang lebih buruk pada pria
yang menggunakan perangkat
Bluetooth atau headset dibanding
laki-laki yang menaruh ponsel
mereka ke telinga mereka.
“Pria hanya perlu mengambil
tindakan pencegahan sederhana
untuk mengurangi potensi bahaya
dari penggunaan ponsel,” kata
Moskowitz.
EWG menyarankan, sebaiknya taruh
ponsel di atas meja atau tempat
yang lebih aman saat menggunakan
headset, jauhkan dari bagian tubuh
saat melakukan Bluetooth , dan Anda
bisa menaruh ponsel di dalam tas
jika tidak digunakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s